Oleh: Jamaludin.SH
Ketua Umum LSM Gerbang Nusa

Berita Teraktual-Kota Bekasi
Demokrasi tidak lahir di ruang-ruang kekuasaan yang megah. Ia tumbuh dari lingkungan paling dekat dengan warga: RT dan RW. Di sanalah pelayanan publik pertama kali dirasakan, dan di sanalah pula kualitas demokrasi sesungguhnya diuji.
Sayangnya, pemilihan Ketua RT dan RW masih kerap diperlakukan sebagai formalitas administratif. Minim sosialisasi, proses tertutup, hingga dominasi segelintir pihak menjadi potret yang berulang. Warga seringkali hanya menjadi penonton, bukan subjek demokrasi yang memiliki hak penuh untuk memilih dan dipilih.
Kurangnya informasi mengenai tata cara pemilihan dan kriteria calon telah menggerus kesadaran partisipatif warga. Tak sedikit yang kehilangan kesempatan untuk berkontribusi karena proses berlangsung diam-diam. Lebih memprihatinkan lagi, perubahan aturan masa jabatan yang berulang kali terjadi berpotensi melanggengkan monopoli kepemimpinan dan mematikan regenerasi.
Padahal, RT dan RW bukan jabatan simbolik. Mereka memegang peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Ketika proses pemilihannya tidak partisipatif, maka legitimasi kepemimpinan pun patut dipertanyakan.
Pernyataan Ketua Umum LSM Gerbang Nusa, Jamaludin, S.H., menjadi pengingat penting bahwa demokrasi lokal harus dijaga dari praktik-praktik yang mencederai keadilan. Pembentukan panitia pemilihan yang netral serta adanya uji publik bagi para calon merupakan langkah mendasar untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Di tengah kemajuan teknologi, keterbatasan ruang dan waktu bukan lagi alasan. Media komunikasi sederhana seperti grup WhatsApp warga dapat dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi, dialog terbuka, hingga pemilihan yang lebih transparan dan inklusif.
Demokrasi sejatinya tidak berhenti pada pemilu lima tahunan. Ia harus hidup dan bernapas di lingkungan RT dan RW. Sebab, jika demokrasi di tingkat paling dasar saja diabaikan, maka jangan berharap kepercayaan publik akan tumbuh kuat di tingkat yang lebih tinggi.(red)