
Berita Teraktual-Jakarta
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara), menegaskan bahwa Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan instrumen strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah Papua. Kamis, (5/2/2026).
Pada tahun ini, pemerintah menargetkan pelaksanaan program BSPS sebanyak 400.000 unit rumah di seluruh Indonesia, dengan prioritas bagi daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi.

“Pada tahun ini, pemerintah menargetkan program BSPS sebanyak 400 ribu unit rumah. Seluruh kabupaten dan kota pasti mendapatkan BSPS. Tidak perlu lobi dan tidak perlu bayar,” tegas Menteri Ara.
Penyaluran BSPS diprioritaskan bagi 20 daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi, dengan alokasi minimal 300 unit BSPS untuk setiap daerah.
“Dua puluh daerah paling miskin ini minimal harus mendapatkan 300 bantuan BSPS. Harus ada langkah nyata, bukan langkah biasa,” kata Menteri Ara.
Selain BSPS, Kementerian PKP juga menargetkan penataan kawasan kumuh di 15 lokasi pada tahun ini, dengan tiga lokasi berada di wilayah Papua. Menteri Ara menekankan pentingnya integritas dalam pelaksanaan seluruh program perumahan dan kawasan permukiman, serta mengingatkan agar tidak terjadi praktik korupsi dalam bentuk apa pun.(GD/Sky)