
Kota Bekasi-Berita Teraktual
Fasilitas penunjang aktivitas belajar dan olahraga di SDN Pejuang 7 masih memerlukan perhatian serius. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (30/10/2026), area halaman sekolah berukuran 30 \text{ meter} \times 20 \text{ meter} tersebut belum mendapatkan pengecatan secara menyeluruh demi kenyamanan para siswa.
Hingga saat ini, bagian halaman yang sudah tersentuh warna baru terbatas pada garis atau line lapangan bola voli saja. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari narasumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, pengecatan tersebut murni berasal dari dana swadaya para guru. Inisiatif ini lahir sebagai bentuk kepedulian spontan demi menghadirkan fasilitas sekolah yang layak dan nyaman bagi anak-anak didik.
Sementara itu, sebagian besar permukaan halaman sekolah masih tampak polos tanpa penataan warna yang optimal. Padahal, keberadaan halaman yang representatif memegang peranan vital dalam menunjang berbagai kegiatan harian siswa, mulai dari jam pelajaran olahraga, kegiatan ekstrakurikuler, hingga sarana rekreasi yang aman saat jam istirahat.
Para siswa pun menyampaikan harapan agar halaman sekolah mereka dapat segera dicat secara menyeluruh. Mereka menginginkan lingkungan sekolah yang tampak lebih bersih, rapi, menarik, serta mendukung suasana belajar dan beraktivitas yang lebih semangat.
Langkah swadaya yang dilakukan oleh para guru patut diapresiasi tinggi sebagai cerminan dedikasi internal sekolah. Namun, penataan halaman seluas 600 \text{ meter persegi} ini tentu memerlukan dukungan anggaran dan perhatian lebih lanjut agar potensinya dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Menanggapi kondisi ini, pihak sekolah dan instansi terkait diharapkan dapat segera merespons kebutuhan tersebut sebagai bagian dari peningkatan mutu sarana prasarana pendidikan. Pengecatan halaman sekolah bukan sekadar persoalan estetika visual semata, melainkan investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan memotivasi tumbuh kembang peserta didik.
Kenyamanan fasilitas pendidikan tidak hanya diukur dari kokohnya struktur bangunan fisik, tetapi juga dari kepedulian kolektif dalam menghadirkan ruang tumbuh yang layak bagi masa depan anak-anak bangsa. (AHD)