
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2026 di Asrama Haji Embarkasi Bekasi. Kegiatan bersejarah ini rencananya akan dihadiri jajaran pengurus NU, pejabat Pemerintah Kota Bekasi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Nahdliyin dari berbagai wilayah di Kota Bekasi.
Puncak Harlah satu abad NU akan diawali dengan Istighotsah dan doa bersama sebagai bentuk munajat dan rasa syukur atas perjalanan panjang NU selama 100 tahun dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah serta kontribusinya bagi bangsa dan negara.
Selain itu, PCNU Kota Bekasi juga akan menggelar NU Award, sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan kader NU yang dinilai aktif berkontribusi dalam pengembangan organisasi, sosial keagamaan, pendidikan, serta kemasyarakatan. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi kader NU agar terus berkhidmat dan memberikan manfaat nyata bagi umat.
Pada momentum Puncak Harlah tersebut, juga akan dilaksanakan pelantikan struktur kepengurusan terdepan NU, meliputi Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) serta Pengurus Pimpinan Cabang Persatuan Nahdlatul Ulama (PARNU) Kota Bekasi.
Pelantikan akan disertai pembacaan ikrar dan penyerahan bendera organisasi sebagai simbol amanah dan tanggung jawab dalam menjalankan roda organisasi.
Tak hanya itu, PCNU Kota Bekasi juga akan melakukan pemberian plang (papan nama) sekretariat PARNU, sebagai tanda resmi keberadaan dan legalitas organisasi di lingkungan NU. Hal ini menjadi simbol penguatan struktur organisasi sekaligus komitmen PARNU dalam menjalankan peran dan fungsinya di tengah masyarakat.
Peringatan Harlah ke-100 NU menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen perjuangan, agar NU terus hadir menjaga persatuan, merawat tradisi, serta berperan aktif dalam pembangunan umat dan bangsa.
Sementara itu, Panglima Joefri menegaskan bahwa perayaan satu abad NU merupakan peristiwa bersejarah yang tidak akan terulang kembali dalam waktu dekat.
“Momentum Harlah NU ke-100 tahun ini adalah sejarah bagi warga NU yang tidak mungkin bisa kita rayakan lagi pada 100 tahun mendatang,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Ia menambahkan, NU yang telah berusia satu abad harus semakin solid, adaptif, dan terus berkhidmat demi kemaslahatan umat, khususnya di Kota Bekasi.
“Kalaupun nanti ada perayaan 100 tahun berikutnya, mungkin cucu dan cicit kita yang akan merayakannya. Karena itu, kami mengajak seluruh warga dan pengurus NU untuk bersama-sama menyukseskan Puncak Harlah satu abad NU ini,” tegasnya.(AHD)