
Kota Bekasi-Berita Teraktual
Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di tingkat kelurahan memegang peran sentral dalam mengawal pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan berbasis pendekatan Tri Daya—yakni pembangunan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Namun, keberadaan lembaga swadaya ini dinilai tidak boleh berhenti pada tataran pembangunan fisik semata.
Di luar program reguler seperti Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan penataan taman kelurahan, BKM mengemban berbagai fungsi strategis. Di bidang ekonomi, BKM bertugas mengelola serta menyalurkan dana bergulir dan pinjaman mikro bagi pelaku UMKM maupun warga prasejahtera.
Pada sektor infrastruktur lingkungan, BKM menjalankan proyek swakelola sarana prasarana dasar, mulai dari perbaikan jalan setapak, pembangunan drainase penanggulangan banjir, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga penyediaan sarana air bersih.
Tak hanya itu, BKM juga berperan aktif dalam peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan kerja, memfasilitasi asistensi jaminan sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah (channeling) dalam program seperti Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) hingga pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tingkat RT/RW. Semua langkah ini dimusyawarahkan secara partisipatif melalui wadah Rembug Warga.
Tugas multi-sektor tersebut mendapat perhatian kritis dari warga. Salah seorang warga Kota Bekasi menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan BKM tidak boleh hanya diukur dari fisik bangunan yang berdiri di wilayahnya.
”BKM yang kuat bukan hanya mampu membangun fasilitas lingkungan, tetapi juga mampu membangun kesadaran, kemandirian, solidaritas, dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, pemahaman mendasar mengenai pemberdayaan masyarakat perlu terus digaungkan agar BKM tidak terjebak menjadi sekadar pelaksana proyek fisik semata.
”Sebab, esensi pemberdayaan sesungguhnya bukan sekadar membangun lingkungan, melainkan membangun manusia dan meningkatkan kualitas kehidupan bersama,” pungkas warga tersebut.
Dengan sinergi antara pembangunan sarana fisik dan penguatan kualitas SDM, BKM diharapkan terus menjadi pilar utama dalam menciptakan kemandirian warga di tingkat tapak.(AHD)