
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Kreativitas pelaku usaha mikro di bidang permainan tradisional kembali menunjukkan geliat positif. Salah satunya datang dari Bang Pelez, pengrajin layang-layang bermotif gambar yang dikenal melayani pesanan khusus dari berbagai komunitas layang-layang di Kota dan Kabupaten Bekasi.
Saat ditemui awak media Real Time News di wilayah Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Rabu (11/2/2026), Bang Pelez tampak tengah menyelesaikan proses pengeleman sejumlah layang-layang hasil produksinya. Produk tersebut merupakan pesanan dari komunitas yang akan mengikuti lomba layang-layang tradisional.
Ia menjelaskan, seluruh proses pembuatan dilakukan secara manual. Tahapannya dimulai dari perangkaian bambu sebagai rangka utama, pemasangan benang, proses sablon motif, hingga pengeleman akhir yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
“Semua dikerjakan manual. Selain motif harus rapi, rangka dan keseimbangannya juga harus kuat supaya layang-layang bisa terbang stabil saat dilombakan,” ujarnya.
Layang-layang yang diproduksi umumnya berukuran standar dengan variasi motif karakter, logo komunitas, hingga desain custom sesuai permintaan pelanggan. Menurutnya, desain khusus menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat kompetisi berlangsung.
Bang Pelez mengungkapkan, permintaan biasanya meningkat saat musim angin dan menjelang lomba. Dalam satu pekan, ia mampu menyelesaikan ratusan layang-layang dengan berbagai motif.
“Alhamdulillah, pesanan selalu ada dari komunitas. Biasanya mereka minta desain khusus supaya tampil beda saat lomba,” kata Bang Pelez sembari menyelesaikan pekerjaannya.
Pesanan tidak hanya berasal dari wilayah Kota Bekasi, tetapi juga dari Kabupaten Bekasi. Mayoritas pelanggan memilih warna-warna mencolok dan motif unik agar menarik perhatian juri maupun penonton.
Selain menjadi wadah kreativitas, usaha ini juga memberikan dampak ekonomi bagi pengrajin lokal. Bang Pelez berharap tradisi permainan layang-layang tetap lestari di tengah perkembangan zaman, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha kecil di daerah.
Dengan sentuhan kreativitas dan ketekunan, layang-layang buatan tangan ini tidak hanya terbang di angkasa, tetapi juga mengangkat semangat pelestarian budaya permainan tradisional di tengah masyarakat.(AHD)