
Berita Teraktual
Oleh: Syarifudin Budiman S.I.P. (Mahasiswa Pasca Sarjana Magister ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta)
Marxisme dan komunisme adalah dua konsep yang terkait erat, tetapi tidak sama. Marxisme adalah sebuah teori sosial dan ekonomi yang dikembangkan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels pada abad ke-19. Marxisme berargumen bahwa sejarah masyarakat adalah sejarah perjuangan kelas, di mana kelas penguasa (bourgeoisie) mengeksploitasi kelas pekerja (proletariat).
Komunisme adalah sebuah ideologi politik yang berdasar pada Marxisme, tetapi dengan beberapa perbedaan. Komunisme adalah sebuah sistem politik dan ekonomi di mana negara memiliki kontrol atas alat-alat produksi, dan tidak ada kelas sosial.
Sejarah Marxisme
Marxisme dikembangkan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels pada abad ke-19. Mereka berdua bertemu pada tahun 1844 dan mulai bekerja sama dalam mengembangkan teori sosial dan ekonomi yang kemudian dikenal sebagai Marxisme. Pada tahun 1848, Marx dan Engels menerbitkan “Manifesto Komunis”, sebuah dokumen yang menjelaskan prinsip-prinsip dasar Marxisme.
Tujuan Marxisme
Tujuan utama Marxisme adalah menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara, di mana tidak ada kelas sosial dan tidak ada eksploitasi. Marx dan Engels berargumen bahwa kapitalisme adalah sistem yang tidak adil dan tidak efisien, dan bahwa revolusi proletariat diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik.
Sejarah Komunisme
Komunisme sebagai sebuah ideologi politik berkembang pada awal abad ke-20, terutama setelah Revolusi Rusia pada tahun 1917. Vladimir Lenin, seorang pemimpin Bolshevik, memimpin revolusi ini dan menciptakan Uni Soviet, negara komunis pertama di dunia.
Tujuan Komunisme
Tujuan utama komunisme adalah menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara, di mana tidak ada kelas sosial dan tidak ada eksploitasi. Komunisme berargumen bahwa negara harus memiliki kontrol atas alat-alat produksi, dan bahwa masyarakat harus diatur berdasarkan prinsip “dari setiap orang sesuai dengan kemampuannya, untuk setiap orang sesuai dengan kebutuhannya”.
Perbedaan antara Marxisme dan Komunisme
Beberapa perbedaan antara Marxisme dan komunisme adalah:
- Tujuan: Marxisme berfokus pada analisis sosial dan ekonomi, sedangkan komunisme berfokus pada menciptakan masyarakat yang lebih adil dan setara.
- Metode: Marxisme dapat diimplementasikan melalui berbagai cara, termasuk demokrasi dan revolusi, sedangkan komunisme seringkali diimplementasikan melalui revolusi dan diktator proletariat.
- Negara: Marxisme tidak secara eksplisit menolak negara, sedangkan komunisme berargumen bahwa negara akan “menghilang” dalam masyarakat komunis.
Contoh Negara Komunis
Beberapa contoh negara yang pernah atau masih menganut komunisme adalah:
- Uni Soviet (1922-1991)
- Cina (1949-sekarang)
- Kuba (1959-sekarang)
- Korea Utara (1948-sekarang)
Kesimpulan
Marxisme dan komunisme adalah dua konsep yang terkait erat, tetapi tidak sama. Marxisme adalah sebuah teori sosial dan ekonomi yang dikembangkan oleh Karl Marx dan Friedrich Engels pada abad ke-19, sedangkan komunisme adalah sebuah ideologi politik yang berdasar pada Marxisme.(Red/Sky)