
Berita Teraktual-Jakarta
PT Bumi Brawa Berdikari mendapat angin segar dalam pengembangan bisnis pariwisata dan pertambangan. Perusahaan teknologi asal China, Guangxi Senhe High Technology Co., Ltd., menyatakan persetujuan terhadap proposal investasi tahap awal senilai US$50 juta.
Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan di Jalan Dwi Sri yang melibatkan jajaran manajemen kedua perusahaan. Chairman Guangxi Senhe High Technology Co., Ltd. Zhao Wanran hadir langsung dan menyampaikan dukungan terhadap rencana investasi PT Bumi Brawa Berdikari.
Fokus Awal: Hotel Eco Green di Bali & Labuan Bajo
Direktur Utama PT Bumi Brawa Berdikari Abdul Rizki Legoh menjelaskan investasi tahap awal akan diarahkan untuk pengembangan proyek perhotelan berkonsep eco green. Proyek ini digadang-gadang menjadi salah satu pionir hotel berkelanjutan di Indonesia.
“Konsep yang kami bangun tidak hanya berorientasi pada bisnis pariwisata, tetapi juga mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan teknologi dan peralatan hemat energi yang ramah lingkungan,” ujar Abdul Rizki Legoh kepada media, Selasa 2/6/2026 di Jakarta.
Ekspansi ke Sektor Pertambangan Sumbawa NTB
Selain sektor perhotelan, Guangxi Senhe High Technology Co., Ltd. juga menunjukkan ketertarikan terhadap potensi pertambangan yang dimiliki PT Bumi Brawa Berdikari di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat NTB.
Kolaborasi ini dinilai sebagai terobosan baru industri perhotelan nasional karena menggabungkan investasi asing, teknologi hijau, serta konsep efisiensi energi dalam satu ekosistem bisnis terintegrasi.
Profil Investor: Spesialis Teknologi Hijau
Guangxi Senhe High Technology Co., Ltd. merupakan perusahaan teknologi asal Nanning, Guangxi, China. Perusahaan ini dikenal mengembangkan berbagai teknologi dan produk berbasis konsep ramah lingkungan. Mereka memiliki pengalaman dalam pengembangan teknologi industri berorientasi efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.
Dengan nilai investasi awal US$50 juta, kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis mendorong pengembangan destinasi wisata berkelas internasional di Bali dan Labuan Bajo, sekaligus membuka peluang pengembangan sektor pertambangan berkelanjutan di Indonesia.
PT Bumi Brawa Berdikari optimistis kolaborasi dengan investor China tersebut akan memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan investasi hijau di sektor pariwisata dan sumber daya alam.(GD/Sky)