
Berita Teraktual-Bekasi
Sebanyak 129 karung beras bantuan sosial (bansos) yang diperuntukkan bagi penerima bantuan pangan di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, diduga hilang dari tempat penyimpanan di kantor desa.
Beras yang hilang tersebut masing-masing memiliki berat 10 kilogram. Dengan demikian, total beras yang diduga hilang mencapai sekitar 1,29 ton.
Anggota Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Ciledug, Bakti Budianto, menjelaskan pihak logistik telah mengganti beras yang hilang tersebut.
“129 beras yang hilang sudah diasuransikan oleh pihak JPL (Logistik) ke Bulog. Artinya sudah ada pertanggungjawaban. Dari PSM atau desa sudah aman,” kata Budianto, Minggu (6/9/2026).
Budianto menambahkan, saat ini masih tersisa sekitar 300 karung beras di kantor desa. Beras tersebut nantinya akan diretur karena jumlah penerima yang memenuhi kriteria sudah berkurang.
“Nanti akan diretur, karena mencari desil di bawah empat sudah tidak ada. Yang sisa 143 karung akan kita kembalikan. Sekitar 11% yang tidak tersalurkan, karena memang penerima pemanfaatnya sudah tidak ada lagi,” tutupnya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya akan memperketat penjagaan gudang penyimpanan. Selain itu, seluruh tim juga akan kompak melakukan penghitungan ulang setiap kali beras bantuan datang.
(Red/Sky)