
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Pejuang. Salah satunya melalui kegiatan Operasi Sisir (OPSIR) PBB yang dimonitor langsung oleh Lurah Pejuang, Suhendra, S.Sos., di Sekretariat RW 19 Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi optimalisasi penerimaan PBB guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi. Selain itu, OPSIR juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya membayar pajak sebagai sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Dalam kunjungannya, Suhendra meninjau langsung proses pendataan dan verifikasi wajib pajak yang dilakukan oleh petugas. Ia juga berdialog dengan pengurus RW, kader, serta warga untuk menyerap berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi dalam pembayaran PBB.
“Kegiatan OPSIR ini bukan hanya sekadar penagihan, tetapi juga pendekatan persuasif kepada masyarakat agar lebih memahami manfaat pajak bagi pembangunan lingkungan,” ujar Suhendra.
Sejumlah warga mengapresiasi pendekatan yang dilakukan petugas. Mereka menilai pelayanan yang diberikan lebih komunikatif dan membantu, terutama dalam memberikan informasi terkait tagihan maupun prosedur pembayaran.
Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala administratif, seperti data objek pajak yang belum diperbarui serta keterbatasan akses pembayaran digital.
Menanggapi hal tersebut, pihak kelurahan berkomitmen untuk berkoordinasi dengan instansi terkait guna memperbaiki sistem pendataan dan meningkatkan kemudahan layanan pembayaran.
Suhendra menilai kegiatan OPSIR cukup efektif dalam mendorong kesadaran masyarakat. Dengan adanya monitoring langsung dari pihak kelurahan, warga menjadi lebih terdorong untuk segera menunaikan kewajiban pajaknya.
“Dengan adanya monitoring langsung dari pihak kelurahan, warga menjadi lebih terdorong untuk segera menyelesaikan kewajiban pajaknya,” tambahnya.
Ke depan, kegiatan OPSIR PBB diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendekatan yang humanis dan solutif, sehingga mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan wilayah yang lebih baik.(AHD)