
Berita Teraktual-Kota Bekasi
SMK Negeri 11 Kota Bekasi memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan sepenuhnya sesuai petunjuk teknis (juknis) dan regulasi yang berlaku. Pihak sekolah berkomitmen penuh menghadirkan proses seleksi yang objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari diskriminasi.
Humas SMKN 11 Kota Bekasi, Eka, menegaskan bahwa seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem resmi yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Penjabat Gubernur dan Dinas Pendidikan Jawa Barat atas sistem yang terintegrasi dengan baik ini.
”Semua panitia dapat melaksanakan serta menjalani SPMB sesuai SOP, arahan, dan tanpa ada titip-menitip. Semua berjalan bersih, transparan, dan kami siap untuk dilakukan uji petik sekalipun,” ujar Eka dengan tegas saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (2/6/2026).
Menurut Eka, kelancaran SPMB tahun ini tidak lepas dari adanya pemetaan yang matang bagi calon peserta didik. Kendati demikian, ia tetap mengimbau para orang tua dan calon murid untuk tetap teliti memperhatikan jadwal, jalur seleksi, serta pemenuhan persyaratan administrasi agar prosesnya berjalan tanpa hambatan.
Buka Posko Layanan Informasi untuk Bantu Orang Tua
Guna mengantisipasi kendala teknis dan menjamin pemerataan akses, panitia SPMB SMKN 11 Kota Bekasi menyediakan layanan informasi (posko pengaduan/bantuan). Layanan ini dihadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan kejelasan terkait mekanisme pendaftaran, verifikasi dokumen, hingga proses seleksi.
Langkah ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Sejumlah orang tua murid yang datang ke sekolah mengaku sangat terbantu, terutama dalam mengatasi kesulitan adaptasi digitalisasi sistem pendaftaran tahun 2026.
Salah satu orang tua calon murid menuturkan, meski awalnya sempat merasa kesulitan mengakses pendaftaran daring, sistem ini pada akhirnya dinilai sangat memudahkan karena mereka dapat memantau hasil seleksi secara real-time tanpa harus bolak-balik ke sekolah.
Masyarakat pun menaruh harapan besar agar pengawasan ketat terus dilakukan sepanjang tahapan seleksi demi menjaga keadilan bagi seluruh calon siswa.
Disdik Jabar: Waspada Pungli, SPMB 100% Gratis
Selaras dengan komitmen sekolah, Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat turut mengingatkan masyarakat untuk hanya mempercayai informasi dari kanal-kanal resmi pemerintah dan pihak sekolah.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap oknum atau pihak ketiga yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Disdik menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran SPMB 2026 sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis.
Melalui sinergi sistem yang kuat dan kesiapan panitia di lapangan, SMKN 11 Kota Bekasi optimistis SPMB 2026 dapat melahirkan generasi didik baru yang berkualitas melalui proses seleksi yang jujur dan adil.(AHD)