
Berita Teraktual-Jakarta
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada Kombes Pol Leonard Sinambela dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang digelar di Pelataran Merdeka Monas, Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Penghargaan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 50/TK Tahun 2025, yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Kosasih.
Penghargaan tersebut diberikan kepada anggota Polri yang dinilai menunjukkan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melebihi panggilan tugas, serta memiliki catatan pengabdian tanpa cela.
“Penghargaan ini diberikan kepada anggota Polri yang menunjukkan keberanian, kebijaksanaan, serta ketabahan luar biasa melebihi panggilan tugas, dan tidak pernah tercatat memiliki cacat dalam masa pengabdiannya,” ujar Mayjen Kosasih saat membacakan keputusan presiden.

Menanggapi penganugerahan tersebut, Sekretaris Jenderal LSM BPpK-RI, Armen Erwinson Purba, menyampaikan ucapan selamat kepada Kombes Pol Leonard Sinambela atas pencapaian yang diraih.
“Semoga penghargaan yang diperoleh oleh sahabat saya, Kombes Pol Leonard Sinambela, menjadi acuan untuk terus meningkatkan semangat dan kinerja ke depan. Diharapkan juga mampu mewujudkan Polri yang benar-benar hadir dan mengabdi kepada masyarakat,” tutur Armen kepada awak media.
Profil Kombes Pol Leonard Sinambela
Saat ini, Kombes Pol Leonard Sinambela menjabat sebagai Kepala Detasemen B Ropaminal Divpropam Polri. Ia merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000 dan memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dalam berbagai posisi strategis di tubuh Polri.
Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain sebagai Kapolres Blitar, Kapolres Blitar Kota, Kasubdit Jatanras Polda Jawa Timur, serta Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya.
Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya sendiri merupakan salah satu bentuk kehormatan tertinggi dari negara yang diberikan kepada anggota Polri atas dedikasi, loyalitas, dan integritas dalam menjalankan tugas—terutama dalam situasi penuh risiko dan tekanan.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya semangat pelayanan, menjaga integritas, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Penghargaan ini adalah simbol bahwa negara menghargai pengabdian tulus dan kerja nyata dari aparat penegak hukum,” tegas Presiden Prabowo.(Im)