
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Gilang Esa Mohamad, menggelar kegiatan Reses III Tahun 2025 di RW 06 A, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Selasa (11/11/2025).
Dalam reses tersebut, Gilang menyerap langsung aspirasi masyarakat terkait tiga persoalan utama yang paling banyak dikeluhkan warga, yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Ada tiga hal besar yang jadi keluhan masyarakat: sulitnya akses pendidikan, minimnya fasilitas kesehatan, dan masalah infrastruktur lingkungan,” ujar Gilang.
Dorong Pembangunan Sekolah dan Beasiswa
Gilang menyoroti sulitnya akses masyarakat Jakasampurna untuk mendaftar ke sekolah negeri karena terbatasnya fasilitas pendidikan di wilayah tersebut.
“Pemerintah harus segera membangun sekolah baru atau memberikan beasiswa bagi warga tidak mampu agar bisa bersekolah di swasta,” tegasnya.
Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Minim
Politisi muda PDI Perjuangan itu juga menyoroti minimnya fasilitas kesehatan di kawasan Jakasampurna. Ia mengaku telah mendorong pemerintah agar segera membangun Puskesmas baru di wilayah tersebut.
“Saya sudah dorong bersama dewan Jakasampurna supaya ada puskesmas. Semoga tahun depan bisa terealisasi,” harap Gilang.
Lahan Pemakaman Terbatas
Selain itu, Gilang menyoroti keterbatasan lahan pemakaman yang membuat warga harus mengeluarkan biaya tinggi, hingga Rp15 juta, bahkan memilih memakamkan keluarganya ke wilayah Jakarta Timur.
“Saya juga sudah dorong agar Bekasi Barat punya lahan pemakaman baru,” ungkapnya.
Komitmen Awasi Dinas Teknis
Sebagai tindak lanjut, Gilang menyatakan akan mendorong Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) untuk mengalokasikan anggaran pembelian tanah bagi pembangunan sekolah, puskesmas, dan pemakaman.
Selain itu, ia juga menegaskan akan mengawasi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk mengatasi titik-titik banjir di wilayah Bekasi Barat.
“Komisi II setiap minggu rapat dengan dinas teknis untuk mendorong percepatan serapan anggaran, yang saat ini baru mencapai 40 persen,” katanya.
Ajak Warga Lebih Aktif Menyampaikan Aspirasi
Menutup kegiatan reses, Gilang mengajak warga untuk lebih aktif menyampaikan aspirasi dan kritik terkait pembangunan infrastruktur, tata ruang, perhubungan, serta penerangan jalan umum.
“Masyarakat harus lebih komunikatif dan memberikan kritik agar kami bisa maksimal dalam mengawasi kinerja OPD,” pungkasnya.(AHD)