
Berita Teraktual-Bekasi
Sikap Hubungan Masyarakat (Humas) SMKN 1 Setu, Heru Sitiadi, menuai kritik tajam dari warga Desa Burangkeng. Penjabat sekolah tersebut dinilai memberikan respons yang tidak mencerminkan etika seorang pendidik saat menerima tamu di lingkungan sekolah.
Peristiwa ini bermula ketika seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, berkunjung ke SMKN 1 Setu untuk bersilaturahmi dengan Kepala Sekolah. Saat mencoba membuka komunikasi dengan pihak Humas, warga tersebut justru mendapat respons yang kurang bersahabat.
“Saya hanya bertanya siapakah bapak, tetapi jawabannya seolah menantang seperti jagoan,” ungkap warga tersebut kepada media, Minggu (5/7/2026).
Keluhan ini langsung memicu perhatian terkait standar pelayanan dan profesionalisme tenaga kependidikan di sekolah negeri tersebut, mengingat Humas seharusnya menjadi jembatan komunikasi yang ramah antara institusi dan masyarakat.

Tanggapan Pihak Sekolah
Merespons keluhan tersebut, pihak manajemen SMKN 1 Setu langsung angkat bicara. Koordinator Tata Usaha (TU) SMKN 1 Setu, H. Dede, menyampaikan permohonan maaf dan memastikan akan melakukan evaluasi internal.
Melalui pesan singkat, H. Dede berjanji akan menegur yang bersangkutan agar insiden serupa tidak terulang kembali dan pelayanan sekolah ke depan bisa lebih mengedepankan pendekatan yang santun.
”Baik, terkait sikap Hubin (Humas/Hubungan Industri) kami, nanti akan kami sampaikan ke beliau agar kedepannya bisa lebih humanis. Terima kasih atas masukan dan informasinya,” ujar H. Dede melalui pesan WhatsApp, Senin (6/7/2026).
Kasus ini diharapkan menjadi momentum bagi SMKN 1 Setu untuk membenahi aspek pelayanan publik dan komunikasi agar tetap menjaga citra baik dunia pendidikan di mata masyarakat Kabupaten Bekasi. (Sky)