
Berita Teraktual-Bekasi
Sebanyak 129 karung beras bantuan sosial (bansos) untuk penerima bantuan pangan di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, diduga raib dari tempat penyimpanan di kantor desa.
Total beras yang hilang diperkirakan mencapai 1,29 ton. Sebab, setiap karung berisi 10 kilogram.
Kaur Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Ciledug, Nursin, menyebut jumlah penerima bantuan pangan di desanya tercatat 1.294 orang. Masing-masing berhak menerima 3 karung beras atau setara 30 kg.
“Yang sudah disalurkan 3.453 karung beras untuk 1.151 penerima bantuan pangan. Yang hilang 129 karung, sedangkan di kantor desa masih ada sisa sekitar 300 karung,” ujar Nursin saat ditemui di kantor desa, Kamis (3/9/2026).
Disimpan di Kantor Desa Sebelum Didistribusikan
Nursin menjelaskan, beras bansos tersebut awalnya dititipkan di kantor Desa Ciledug sebelum disalurkan kepada warga penerima.
Ia menduga kuat beras itu diambil oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Meski sudah mengetahui adanya kehilangan, pihak desa mengaku belum membuat laporan resmi ke Polsek Setu.
Namun, Nursin menyebut pihaknya sudah menerbitkan surat keterangan terkait insiden tersebut. Ke depan, ia berencana berkoordinasi dengan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) setempat untuk menindaklanjuti persoalan ini.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti kapan 129 karung beras itu hilang dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
(Red/Sky)