
Berita Teraktual-Palangkaraya
Persatuan Wartawan Nasrani (Pewarna) Indonesia sukses menggelar kegiatan Apresiasi Pewarna Indonesia (API) 2025 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Acara bergengsi ini menjadi wadah kolaborasi antara insan pers dan tokoh rohani untuk menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga sarat nilai spiritual dan sosial.
Kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara tersebut, di antaranya Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan Ketua DPRD Kalimantan Tengah Drs. Arton S. Dohong.
Turut hadir pula para kepala dinas, organisasi masyarakat Nasrani, PWI Kalimantan Tengah, serta sejumlah lembaga dan komunitas media lokal.
Sebagai tuan rumah, Pewarna Kalimantan Tengah yang dipimpin oleh Frida Magdalena (Ketua) dan Darity Hildan (Sekretaris) berkolaborasi dengan Pimpinan Pusat Pewarna Indonesia di bawah kepemimpinan Yusuf Mujiono (Ketua Umum) dan Ronald Onibala (Sekretaris Umum).
Dalam kesempatan tersebut, Pewarna Indonesia memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun daerah dan masyarakat. Beberapa penerima penghargaan antara lain Ketua DPRD Kalteng Drs. Arton S. Dohong, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan Dr. Rahmat Nasution Hamka.

Turut hadir pula sebagai tamu undangan, Indah Purnamasari, S.M., pimpinan EdithNews.com yang juga menjabat sebagai Sekretaris PWI Peduli, serta Endharmoko, S.Sos., Kepala Biro Kalimantan Tengah EdithNews.com sekaligus OKK PP Pewarna.
Ketua DPD Pewarna Kalimantan Tengah, Frida Magdalena, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang untuk mempererat silaturahmi antara insan pers Nasrani dan pemangku kepentingan daerah.
“Kami ingin Pewarna tidak hanya hadir lewat tulisan, tetapi juga membawa nilai-nilai spiritual yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Frida.
Melalui Apresiasi Pewarna Indonesia (API) 2025, Pewarna berharap dapat memperkuat sinergi antara media, pemerintah, dan komunitas rohani dalam membangun jurnalisme yang berintegritas, mencerahkan, dan berdampak positif bagi masyarakat Kalimantan Tengah.(Red)