
Berita Teraktual-Bekasi
Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi menambah unit usaha baru di sektor ayam petelur. Langkah ini diharapkan bisa mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah desa sekaligus menekan angka stunting.
Hal itu disampaikan Kepala Desa Cijengkol, H.A Saepulloh saat berbincang dengan media.
“Alhamdulillah kita nambah unit usaha BUMDes di ayam petelur. Barangkali kita bisa kerja sama MBG yang ada di wilayah desa Cijengkol. Dan juga bisa menopang gizi anak yang masih kurang gizi,” ujar H.A Saepulloh.
Tujuan: Kemandirian Desa & Cegah Stunting
Kades Saepulloh menyebut tujuan utama pengembangan usaha Bumdes adalah memajukan desa dan mendorong kemandirian ekonomi warga.
“Yang jelas kita punya tujuan ngembangin usaha. Ingin sekali desa bisa maju dan mandiri,” tegasnya.
Dengan adanya unit ayam petelur, pasokan telur untuk program MBG di sekolah-sekolah Cijengkol diharapkan bisa dipenuhi dari produksi lokal. Selain menyerap tenaga kerja warga, skema ini juga memangkas rantai pasok sehingga harga lebih efisien.
Pemdes Cijengkol ke depan akan berkoordinasi dengan pihak sekolah, puskesmas, dan pengelola MBG agar kerja sama Bumdes bisa berjalan. Jika berhasil, model ini bisa jadi contoh BUMDes lain di Kecamatan Setu untuk ikut berkontribusi pada ketahanan pangan dan penurunan stunting.
(Red/Sky)