
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Angin segar berhembus bagi para pelaku usaha kuliner di Kota Patriot. Inisiatif pemberdayaan UMKM bergengsi, Streetfood Academy, secara resmi mengumumkan bakal menggelar program pelatihan intensif di Kota Bekasi pada 22-23 April 2026.
Membawa misi sebagai “Panggung Baru Street Food Indonesia”, program ini dirancang khusus untuk menyulap pedagang kaki lima agar memiliki daya saing tinggi, standarisasi profesional, dan mampu bersaing di kancah nasional.
Mengapa Bekasi?
Pemilihan Bekasi sebagai pusat kegiatan didasari oleh statusnya sebagai kota penyangga Jakarta dengan dinamika kuliner yang sangat progresif. Penyelenggara menilai UMKM di Bekasi memiliki potensi besar untuk bertransformasi dari sekadar usaha rumahan menjadi bisnis yang terukur.
Selama dua hari, para peserta akan digembleng dengan tiga pilar materi utama:
- Workshop Pengolahan & Higienitas: Standarisasi mutu produk agar kualitas rasa dan kebersihan setara dengan menu restoran berbintang.
- Digital Branding: Strategi jitu menguasai algoritma media sosial dan optimalisasi aplikasi layanan antar (food delivery).
- Manajemen Keuangan: Edukasi pengelolaan modal, arus kas, dan margin keuntungan secara profesional untuk keberlanjutan bisnis.
Kolaborasi Strategis Bersama PLN Peduli
Kehadiran Streetfood Academy di Bekasi tidak lepas dari dukungan penuh PLN Peduli. Sinergi ini merupakan bentuk nyata komitmen BUMN dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui akses pendidikan bisnis gratis bagi para pelaku usaha kecil.
”Streetfood Academy bukan hanya soal tempat belajar, tapi soal membangun ekosistem. Kami ingin pelaku street food di Bekasi dan sekitarnya punya daya saing yang kuat di era digital ini,” tulis pernyataan resmi pihak penyelenggara.
Jangkauan Pasar Lebih Luas
Selain pembekalan ilmu, keuntungan eksklusif bagi peserta agenda Bekasi adalah akses promosi digital lintas wilayah. Usaha mereka akan dipromosikan secara masif untuk menjangkau basis pelanggan baru di area Jakarta, Jawa Barat, hingga Tangerang.
Bagi warga Bekasi dan pelaku UMKM kuliner yang ingin mengubah gerobak atau kedai kecilnya menjadi bisnis yang lebih profesional dan dikenal luas, momen ini menjadi peluang emas yang tidak boleh dilewatkan.(Im)