
Berita Teraktual-Bekasi
Beberapa hari lalu viral video di media sosial terkait tidak adanya akses jalan menuju TPU di Kampung Dukuh, RT 02, RW 05, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dengan beragam komentar.
Menanggapi hal itu, Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin, menjelaskan keadaan sebenarnya. Ia menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan pemakaman umum, melainkan pemakaman keluarga yang memang tidak memiliki akses jalan. Jalan menuju makam itu melewati sawah milik warga dan lahan PT Bekasi Fajar.

“Perlu saya sampaikan, makam yang viral kemarin itu adalah pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum yang memang tidak memiliki akses jalan menuju lokasi tersebut. Dan perlu saya sampaikan juga, jalan menuju pemakaman keluarga itu melewati sawah warga dan sawah milik PT Bekasi Fajar. Sudah dari dahulu saya selaku kepala desa beserta RT dan RW mengajukan permohonan agar dibuka akses jalan, tetapi belum mendapatkan solusi,” kata Kades Iing Solihin, Jumat (24/4/2026).
Iing menjelaskan bahwa pemakaman umum milik Desa Ciledug sudah ada tersendiri. Mobil pembawa jenazah pun bisa masuk ke area pemakaman karena akses masuk ke pemakaman sudah di cor.
“TPU milik Desa Ciledug sudah ada tersendiri, bahkan mobil pembawa jenazah pun bisa masuk ke area pemakaman karena akses masuk ke pemakaman sudah di cor,” sambungnya.
Suandi, salah satu dari pihak keluarga almarhum, membenarkan bahwa pemakaman tersebut memang pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum sejak dulu.
“Iya benar, pemakaman itu memang pemakaman keluarga, bukan pemakaman umum. Dari zaman saya masih kecil juga, bahkan nggak ada jalan,” ujarnya.
Iing Solihin selaku kepala desa mengimbau kepada masyarakat, ketika ada warga Desa Ciledug yang meninggal dunia sebaiknya dimakamkan di TPU milik Desa Ciledug.(Red/Sky)