
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Sebanyak 380 unit rumah tidak layak huni di Kota Bekasi berhasil direnovasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2025 dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dengan dukungan DPR RI.
Anggota Komisi V DPR RI, H. Sudjatmiko menyatakan, pelaksanaan BSPS di Kota Bekasi dinyatakan rampung 100 persen dan berjalan sesuai target.
Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat, dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah, ujarnya.
“Program ini berhasil dirampungkan sepenuhnya dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah”.
Khususnya di kawasan perkotaan dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi,” ucap politisi asal PKB. Jumat, 2/1/2025.
Dari total 380 unit rumah yang direnovasi di wilayah Bekasi Utara dan Medan Satria menjadi penerima manfaat terbanyak dengan total 220 unit.
Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki kebutuhan perbaikan rumah yang cukup tinggi.
Setiap penerima BSPS memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta per unit rumah, yang dialokasikan untuk pembelian material bangunan serta biaya upah tukang.
Skema ini dirancang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat, dalam proses renovasi sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal, ungkapnya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran, dengan pengawasan teknis di lapangan guna menjamin kualitas pembangunan sesuai standar rumah layak huni.
Ia menambahkan, keberhasilan realisasi BSPS 2025 menjadi dasar penguatan program pada tahun berikutnya.
Pada 2026, DPR RI Komisi V bersama Kementerian PKP menargetkan pembangunan 1.000 unit BSPS di Kota Bekasi serta 300 unit di Kota Depok.
Target tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi backlog perumahan, sekaligus mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di wilayah penyangga Jakarta, tegasnya. (AHD)