
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi, Panglima Joefry, mengaitkan momen Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Menurutnya, perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang, Jawa Timur ini menjadi momentum strategis untuk merumuskan jawaban atas tantangan zaman.
Dengan mengusung pesan “Dari Kota Bekasi Menuju Kemerdekaan yang Beradab untuk Umat”, Panglima Joefry menegaskan kesiapan jajarannya untuk menyukseskan gelaran akbar warga Nahdliyin tersebut.
”Muktamar NU bukan sekadar rangkaian agenda organisasi lima tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan gagasan, sekaligus merumuskan langkah strategis NU dalam menjawab berbagai tantangan kehidupan umat, bangsa, dan negara,” ungkap Panglima Joefry melalui platform digitalnya, Rabu (19/8/2026).
Ia menilai bahwa makna kemerdekaan di era modern harus diperluas. Kemerdekaan bukan hanya sebatas lepas dari penjajahan fisik, melainkan upaya menghadirkan kehidupan masyarakat yang bermartabat, adil, berpengetahuan, dan beradab. NU memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kehidupan kebangsaan.
Tiga Poin Penting Pesan Panglima Joefry:
- Konsolidasi dan Persaudaraan: Mengajak seluruh pengurus, badan otonom (banom), dan warga Nahdliyin untuk menjaga suasana Muktamar agar khidmat, demokratis, tertib, dan berlandaskan ukhuwah.
- Menyikapi Perbedaan: Menilai perbedaan pandangan dalam organisasi sebagai dinamika yang sehat, selama tetap mengedepankan persaudaraan dan keutuhan bangsa.
- Transformasi Kepemimpinan: Menekankan pentingnya kepemimpinan, kaderisasi, dan program kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa menanggalkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.
”Kesuksesan Muktamar adalah tanggung jawab bersama. Mari kita sukseskan Muktamar dengan semangat kebersamaan. Dari Kota Bekasi, kita kirimkan energi positif untuk NU, untuk umat, dan untuk Indonesia,” tutupnya. (AHD)