
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Munculnya papan bunga berisi kritik terhadap pelayanan publik menunjukkan bahwa persoalan air bersih masih menjadi perhatian serius masyarakat Kota Bekasi. Sejumlah pelanggan sebelumnya juga mengeluhkan kualitas maupun kontinuitas distribusi air bersih di beberapa wilayah.
Salah satu keluhan datang dari warga Perumnas I Kranji, Jalan Jambu Raya, Kota Bekasi. Ia mengaku telah berulang kali melaporkan kebocoran pipa air di depan rumahnya melalui layanan pengaduan PDAM Tirta Patriot. Namun hingga kini perbaikan belum juga dilakukan.
“Saya memang sudah lama tidak memakai layanan PDAM, tetapi kebocoran pipa di depan rumah belum juga diperbaiki sejak 2025. Air bersih terus terbuang ke comberan. Saya sudah menghubungi petugas berkali-kali dan hanya dijanjikan akan diperbaiki, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Air Bersih Terbuang Percuma
Menurut warga tersebut, kebocoran yang dibiarkan berbulan-bulan menyebabkan pemborosan sumber daya air yang besar.
“Sangat disayangkan, air bersih terus mengalir dan terbuang ke saluran drainase. Bahkan air di saluran itu sampai terlihat bening karena terus dialiri air bersih dari pipa yang bocor. Kami berharap PDAM Tirta Patriot segera memperbaiki kebocoran ini agar tidak terjadi pemborosan air dan pelayanan kepada masyarakat bisa lebih baik,” tambahnya.
Keluhan ini menjadi potret minimnya kecepatan respons penyelenggara layanan publik terhadap laporan pelanggan.
Kasus di Kranji ini diharapkan menjadi masukan bagi PDAM Tirta Patriot untuk segera melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan.
(RJN/Sky)