
Berita Teraktual-Bekasi
Koordinator SPPG Kecamatan Setu Muhamad Padli sampaikan masih ada kekurangan fasilitas agar program Makan Bergizi Gratis MBG berjalan optimal di wilayah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Tiga perhatian utama SPPG di wilayah setu saat ini yaitu pembangunan Instalasi Pengelolaan Limbah IPAL, sertifikasi halal, penerapan standar keamanan pangan HACCP, hingga target sertifikasi ISO bagi dapur-dapur MBG.

“Kami dari Koordinator SPPG Kecamatan Setu masih ada kekurangan untuk memperkuat program pelaksanaan MBG ini berjalan dengan baik. Adapun beberapa perhatian SPPG wilayah setu khususnya ini instalasi pengelolaan limbah IPAL, sertifikasi halal, standar keamanan pangan HACCP, hingga target sertifikasi ISO bagi dapur-dapur MBG,” ujar Muhamad Padli.
Layani 2.941 Penerima dari Sekolah dan Posyandu
Untuk jumlah penerima manfaat, adapun Kepala SPPG Cijengkol 02 saat ini melayani 2.941 orang. Rinciannya terdiri dari siswa ponpes, Nurul Azhar, SDN Cijengkol 01, SDN Lubang 01, serta balita Posyandu Mawar 1 dan Posyandu Mawar 3.
Dengan jumlah penerima sebesar itu, pemenuhan standar keamanan pangan dan pengelolaan limbah jadi kunci agar distribusi MBG tetap aman, higienis, dan berkelanjutan.
Muhamad Padli berharap ada dukungan Pemkab Bekasi, Dinkes, BPJPH, dan pihak swasta agar target IPAL dan sertifikasi dapur MBG bisa segera terealisasi. Tujuannya demi kesehatan penerima manfaat dan keberlanjutan program MBG di Kecamatan Setu.
(Red/Sky)