
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Rumah Sakit Citra Arafiq (RSCA) Bekasi terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan berkualitas melalui dukungan tenaga medis spesialis yang berpengalaman. Saat ini, RSCA memiliki sedikitnya 11 dokter spesialis, mulai dari bedah, penyakit dalam, anak, jantung, mata, hingga spesialis kandungan (obstetri dan ginekologi).
Salah satu dokter spesialis yang aktif memberikan layanan dan edukasi kesehatan perempuan adalah dr. Haryanto TA, Sp.OG, yang telah hampir satu tahun bertugas di RS Citra Arafiq Bekasi. Dengan pendekatan komunikatif dan menyeluruh, dr. Haryanto menangani berbagai kasus kesehatan reproduksi perempuan, khususnya terkait kehamilan.
“Pasien yang datang sangat beragam, mulai dari kehamilan normal, pendarahan, kista, miom, hingga pasangan yang sedang menjalani program kehamilan,” ujar dr. Haryanto, Sabtu (3/12/2025).
Menurutnya, pemeriksaan kehamilan sejak dini menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Ia menegaskan bahwa kehamilan bukan sekadar menunggu waktu persalinan, melainkan proses panjang yang membutuhkan persiapan matang sejak awal.
“Kontrol rutin, konsumsi vitamin, imunisasi dan vaksinasi yang dianjurkan, serta pola makan bergizi seimbang sangat menentukan kualitas kehamilan,” jelasnya.
dr. Haryanto juga menyoroti masih banyaknya kesalahan umum yang dilakukan ibu hamil, terutama terkait asupan gizi serta kebersihan diri dan lingkungan. Jika diabaikan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu dan janin, termasuk risiko stunting yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah.
Ia mengingatkan bahwa ketidakteraturan dalam pemeriksaan kehamilan kerap berujung pada komplikasi serius, seperti tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan tidak terkontrol, hingga meningkatnya risiko kematian ibu dan bayi. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium dan skrining kesehatan dinilai sangat penting selama masa kehamilan.
“Kami juga menjalankan program triple eliminasi sesuai anjuran pemerintah, yakni skrining HIV, sifilis, dan hepatitis B. Namun masih banyak pasien yang baru mengetahui kondisi ini setelah memasuki masa kehamilan,” ungkapnya.
Menutup perbincangan, dr. Haryanto mengimbau para perempuan, khususnya yang merencanakan pernikahan atau kehamilan, agar tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga medis sejak dini.
“Kehamilan yang sehat akan melahirkan generasi yang lebih kuat, cerdas, dan berkualitas. Menjaga kesehatan ibu berarti menyiapkan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(Im)