
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Dewan Kemakmuran Mushola (DKM) Al-Qolam PWI Bekasi Raya resmi tercatat dalam Sistem Informasi Masjid (Simas) Kementerian Agama Kota Bekasi.
Dengan terdaftarnya DKM Al-Qolam dalam sistem tersebut, mushola yang berada di lingkungan Kantor PWI Bekasi Raya itu kini memiliki Nomor Identitas Nasional Mushola 02.2.13.22.04.000016.
Lengkapi Legalitas Administrasi
Ketua DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya, Muhamad Dirham Abdillah, mengatakan terdaftarnya mushola tersebut merupakan bagian dari upaya melengkapi legalitas administrasi kepengurusan.
“Alhamdulillah, kini DKM Al-Qolam sudah terdaftar resmi di Kantor Kementerian Agama. Ini menjadi langkah kami untuk memenuhi persyaratan legalitas kepengurusan DKM Al-Qolam PWI Bekasi Raya,” ujar Dirham, Rabu (13/8/2026).
Menurutnya, pencatatan dalam Simas juga memberikan sejumlah kemudahan, terutama dalam akses layanan administrasi dan program keagamaan pemerintah.
Sejarah dan Struktur Kepengurusan
Sejarah pembentukan struktur kepengurusan DKM Al-Qolam dilakukan secara resmi di lingkungan Kantor PWI Bekasi Raya pada Rabu, 1 Oktober 2025. Rapat dimulai pukul 11.40 WIB dan dipimpin Kepala Bidang Kesejahteraan (Kesra) PWI Bekasi Raya, TB. Surya Lesmana.
Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, S.H., sebelumnya mengapresiasi terbentuknya kepengurusan DKM Al-Qolam yang mulai aktif mengelola berbagai kegiatan keagamaan di mushola tersebut.
Saat ini, DKM Al-Qolam dipimpin Muhamad Dirham Abdillah sebagai Ketua dan berada di bawah pembinaan Bidang Kesra PWI Bekasi Raya. Susunan lengkapnya:
Dewan Pembina: Ade Muksin, S.H.
Dewan Penasihat: TB. Surya Lesmana, S.E.
Ketua: Muhamad Dirham Abdillah
Wakil Ketua: Darul Munawar
Sekretaris: Jimmy K
Bendahara: Andri Anto
Bidang Pendidikan/Dakwah: Brian May dan Maulana
Bidang Kebersihan: Obet
Bukan Sekadar Tempat Ibadah
Ade Muksin mengatakan, keberadaan Mushola Al-Qolam tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang pembinaan keagamaan dan mempererat ukhuwah keluarga besar PWI Bekasi Raya.
“Mushola Al-Qolam bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat kegiatan spiritual, pembinaan akhlak, sekaligus penguat ukhuwah bagi insan pers. Saya sangat mengapresiasi semangat pengurus karena telah menghidupkan mushola dengan berbagai aktivitas, mulai dari salat berjamaah, pengajian hingga kegiatan sosial keagamaan,” kata Ade.
Ia berharap mushola ini terus menjadi rumah spiritual yang menyejukkan dan memberi inspirasi bagi kerja-kerja jurnalistik yang berlandaskan nurani, kebenaran dan keadilan.
Dorong Syiar dan Program Keagamaan
Ketua Bidang Kesra PWI Bekasi Raya, TB. Surya Lesmana, menyebut kegiatan keagamaan menjadi salah satu program prioritas bidang yang dipimpinnya.
“Kegiatan keagamaan ini salah satu program prioritas Bidang Kesejahteraan di PWI Bekasi Raya,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bidang Kesra juga tengah menyusun sejumlah program unggulan untuk mendukung perkembangan organisasi dan kesejahteraan keluarga besar PWI Bekasi Raya.
Dengan kepengurusan yang telah tersusun dan tercatat dalam Simas Kemenag, Mushola Al-Qolam diharapkan semakin aktif menjadi pusat syiar Islam dan wadah pembinaan moral bagi insan pers di Bekasi.
Berdiri Sejak 1999
Mushola Al-Qolam memiliki sejarah panjang di lingkungan PWI Bekasi Raya. Mushola ini pertama kali diresmikan pada 5 Mei 1999 oleh mantan Wali Kota Bekasi periode 1998–2003, Nonon Sonthanie.
Hingga kini, Mushola Al-Qolam yang berada di kompleks Kantor PWI Bekasi Raya terus dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan kegiatan keagamaan.
(Red/Sky)