
Berita Terktual-Kota Bekasi
Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Pendidikan memastikan tahapan pertama Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 akan mulai dilaksanakan pada 18 hingga 19 Mei 2026. Pelaksanaan tahun ini disebut membawa sejumlah penyesuaian guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi menegaskan, pelaksanaan SPMB 2026 tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh calon peserta didik.
Adapun komposisi penerimaan dibagi ke dalam beberapa jalur, yakni jalur prestasi sebesar 25 persen, afirmasi 25 persen, mutasi 5 persen, dan zonasi 45 persen.
“Proses seleksi dilakukan secara daring untuk meminimalisasi potensi kecurangan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pendaftaran,” ujarnya.
Dinas Pendidikan juga mengaku telah melakukan peningkatan kapasitas server guna mengantisipasi lonjakan pendaftar pada hari-hari awal pembukaan sistem.
Meski demikian, sejumlah masyarakat masih berharap adanya sosialisasi yang lebih masif terkait mekanisme pendaftaran maupun persyaratan administrasi. Langkah tersebut dinilai penting agar calon peserta didik dan orang tua tidak mengalami kendala teknis saat proses pendaftaran berlangsung.
Selain itu, pengawasan selama tahapan seleksi juga menjadi perhatian publik. Transparansi hasil seleksi serta kejelasan kriteria penilaian dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem penerimaan siswa baru.
Pemerintah Kota Bekasi pun mengimbau masyarakat agar aktif memantau informasi resmi melalui kanal yang telah disediakan dan menghindari praktik percaloan yang kerap muncul saat momentum penerimaan peserta didik baru.
Dengan persiapan yang matang serta dukungan masyarakat, pelaksanaan SPMB 2026 diharapkan berjalan lancar dan mampu memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon siswa di Kota Bekasi.
Tahap pertama ini sekaligus menjadi penentu awal dalam rangkaian seleksi penerimaan murid baru yang akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, serta menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kota Bekasi.(AHD)