
Berita Teraktual-Bekasi
Polsek Setu Polres Metro Bekasi melaksanakan Operasi Kejahatan Jalanan OKJ di wilayah hukumnya pada Rabu dini hari, 24 Juni 2026. Operasi digelar untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kegiatan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Setu IPTU Isran Arira Raja Gukguk, S.E., selaku Perwira Pengendali Padal, dengan melibatkan 11 personel Polsek Setu. Titik operasi dipusatkan di kawasan Kolong Tol Kandang Monyet, Jalan Dawuan, Desa Tamanrahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik pemantauan rawan karena sepi pada malam hari.
Sasaran OKJ: Cegah 3C, Premanisme, dan Sajam
Operasi Kejahatan Jalanan difokuskan pada upaya pencegahan tindak pidana 3C, yaitu Curat pencurian dengan pemberatan, Curas pencurian dengan kekerasan, dan Curanmor pencurian kendaraan bermotor. Selain itu petugas juga menyasar aksi premanisme, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam, serta bentuk kejahatan jalanan lain yang mengganggu keamanan masyarakat.
Dalam pelaksanaan, petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pengguna jalan serta kendaraan yang melintas. Sebanyak 12 unit kendaraan roda dua diperiksa secara teliti untuk memastikan tidak ada barang berbahaya maupun aktivitas yang melanggar hukum.
Hasil Nihil, Situasi Aman dan Kondusif
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan senjata tajam, narkoba, obat-obatan terlarang, maupun pelaku yang terindikasi melakukan tindak pidana. Situasi selama kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
IPTU Isran Arira Raja Gukguk menyampaikan, operasi ini bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam rawan. “Dengan adanya OKJ rutin, kami ingin memberi rasa aman kepada warga Setu. Titik-titik rawan seperti kolong tol terus kami pantau agar tidak dimanfaatkan pelaku kejahatan,” ujarnya.
Polsek Setu menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan operasi serupa, terutama menjelang Pilkades dan Hari Bhayangkara ke-80. Warga diimbau segera melapor ke layanan 110 jika melihat atau mengalami gangguan Kamtibmas.
Kegiatan berakhir lancar tanpa kejadian menonjol. Kehadiran personel berseragam di lokasi dinilai warga efektif menekan potensi kriminalitas.
(Red/Sky)