
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) biasanya identik dengan keliling sekolah dan menghafal nama guru. Namun, ada yang berbeda dan luar biasa dari gelaran MPLS di SMA Negeri 10 Kota Bekasi pada Jumat (17/7/2026).
Demi membentuk karakter siswa baru yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan peduli sosial, sekolah ini menggelar rangkaian materi edukatif yang sangat padat gizi. Mulai dari pendidikan antikorupsi, keselamatan berkendara, hingga tips aman berselancar di media sosial.
Memotong Mata Rantai Korupsi dari Meja Sekolah
Sesi paling menarik perhatian adalah penanaman nilai integritas. SMAN 10 Kota Bekasi berkomitmen bahwa karakter anti-rasuah harus dipupuk sejak dini.
Materi penting mengenai Pendidikan Antikorupsi dan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat ini dikupas tuntas oleh tim pendidik hebat sekolah:
- Jihan Nurani, S.Pd.
- Liana, S.Pd.
- Annisa Widiastuti, S.Pd.
- Dwi Asmarawati, M.Pd.
- Febri Alvianita, S.Pd.
Selain itu, praktisi pendidikan Andi Wibowo bersama Eko Ariyanto, M.Pd. juga turun tangan memberikan pemahaman praktis. Mereka mengingatkan bahwa perilaku antikorupsi itu tidak muluk-muluk, melainkan dimulai dari hal sederhana di kelas.
“Korupsi bukan cuma soal uang negara. Menyontek saat ujian, tidak menepati janji, datang terlambat, dan melanggar aturan sekolah adalah benih-benih perilaku koruptif yang harus kita kikis habis sejak hari pertama sekolah,” tegas pemateri.
Kolaborasi Keren: Gandeng Polisi hingga Rumah Sakit
Tidak tanggung-tanggung, SMAN 10 Kota Bekasi juga menggandeng berbagai mitra eksternal untuk memberikan pembekalan yang relevan bagi masa depan remaja:
- Tertib di Jalan Raya: Jajaran Satlantas Polsek Medan Satria hadir mengedukasi siswa tentang pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan memakai helm demi menekan angka kecelakaan remaja.
- Perang Lawan Narkoba: Tim medis RS Eka Hospital memberikan edukasi mendalam mengenai bahaya P4GN/NAPZA. Siswa diajak mengenali bahaya fisik dan mental narkotika, sekaligus dibekali keberanian untuk berkata “Tidak!” pada narkoba.
Waras di Media Sosial dan Stop Perundungan
Di era digital, jejak digital yang buruk bisa merusak masa depan. Oleh karena itu, para siswa baru diajak untuk Bijak Bermedia Sosial. Mereka diajarkan etika berkomunikasi di ruang siber, cara menyaring informasi demi menghindari hoaks, serta pentingnya menjaga kesehatan mental dari dampak buruk media sosial.
Tak kalah penting, materi mengenai pencegahan perundungan (bullying), intoleransi, dan kekerasan seksual juga disampaikan secara tegas. Sekolah harus menjadi ruang aman (safe space) yang inklusif, menghargai keberagaman, dan bebas dari rasa takut.
Komitmen Mencetak Generasi Emas
Melalui pembekalan MPLS yang komprehensif ini, pihak SMAN 10 Kota Bekasi berharap seluruh materi tidak menguap begitu saja sebagai teori, melainkan menjadi gaya hidup harian siswa.
Sekolah berkomitmen penuh untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompas moral yang kuat, disiplin tinggi, peduli sesama, dan siap memimpin bangsa tanpa korupsi.(AHD)