
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Warga RW.22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, patut diacungi jempol, pasalnya sejak pagi para warga antusias datang menuju ke kantor RW untuk menyaksikan launching Bank Sampah Nusantara RW.22, Minggu (2/11/2025).
Para warga datang dengan membawa sampah organik (Plastik) yang telah mereka kumpulkan untuk di serahkan dan di timbang oleh panitia Bank Sampah Bank Sampah Nusantara RW.22.
Gerakan mengurangi sampah organik plastik yang di canangkan oleh Wali Kota Bekasi kepada warga, menjadi sebuah langkah dalam mendukung program pemerintah untuk menekan volume sampah di Kota Bekasi, termasuk di wilayah RW.22 Harapan Jaya Bekasi Utara
Ketua RW.22 Harapan Jaya Bekasi Utara, Dedi Haryadi, mengajak kepada semua warganya untuk pro aktif dalam program Bank Sampah yang di canangkan oleh pemerintah, Dedi juga mengimbau agar para warga menyetorkan sampah yang dapat didaur ulang kepada panitia Bank Sampah.
Dengan adanya program Bank Sampah, warga saya tidak hanya berkontribusi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat menambah pendapatan,” ujar ketua RW.22.
Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pada hari perdana “Launching Bank Sampah Nusantara RW.22, tercatat sudah 67 orang peserta yang terdaftar dan telah menyetorkan sampah organik (plastik) hasil daur ulang yang dikumpulkan, adapun kwantitasnya diperkirakan mencapai 100 kilogram (1 kwintal), ucapnya.
Dalam acara launching Bank Sampah ini dihadiri oleh Kordinator Wilayah Bank Sampah Induk Patriot (BSIP) tingkat Kecamatan Bekasi Utara, Suharni, dan tingkat Kelurahan Harapan Jaya, Salimah, serta Satuan Petugas Pemantauan dan Monitoring (Satgas Pamor) Kelurahan Harapan Jaya, Anasrudin.
Kebijakan ini sejalan dengan imbauan Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang menekankan pentingnya empati serta inisiatif, dari semua pihak untuk berinovasi dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah, semoga Bank Sampah Nusantara RW.22 diharapkan dapat menjadi contoh bagi RW lain dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan lingkungan yang lebih bersih, ungkap Dedi mengakhiri. (Ahd)