
Berita Teraktual-Bandung
Asep Surya Atmaja resmi dilantik sebagai Bupati Bekasi definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Pakuan, Bandung, pada Jumat (23/10/2026) sekitar pukul 13.20 WIB.
Acara yang awalnya direncanakan digelar di Gedung Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi tersebut akhirnya dipindahkan ke Bandung. Pengangkatan Asep yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi ini didasarkan pada Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 100.2.1.3-3282 Tahun 2026 yang ditandatangani Muhammad Tito Karnavian.
Melalui keputusan tersebut, Asep secara resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Bupati dan dikukuhkan sebagai Bupati definitif untuk melanjutkan estafet kepemimpinan serta memelihara kesinambungan pelayanan publik di Kabupaten Bekasi.
Pesan KDM: Bekasi Itu “Wilayah Duit”, Tata Ruang Harus Benah
Dalam amanatnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—menyoroti potensi besar Kabupaten Bekasi sebagai pusat kawasan industri dan penggerak ekonomi daerah.
“Kabupaten Bekasi ini ‘wilayah duit’ karena keberadaan kawasan industri dan aktivitas ekonominya yang sangat besar,” ujar KDM dalam sambutannya.
Kendati demikian, KDM memberi catatan kritis terkait kondisi tata ruang dan lingkungan di Kabupaten Bekasi yang dinilainya masih perlu pembenahan serius. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang pesat harus diimbangi dengan penataan wilayah yang rapi, bersih, dan nyaman.
Ia menyoroti fenomena sebagian masyarakat yang justru memilih mencari kenyamanan atau beraktivitas di luar daerah karena penataan kota yang belum optimal. KDM berharap pembangunan di Kabupaten Bekasi ke depan tidak sekadar mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga fokus pada kualitas lingkungan, infrastruktur, dan kenyamanan warga.
Tantangan Pembenahan Tata Kelola
Pesan dan arahan dari Gubernur Jawa Barat tersebut menjadi tantangan sekaligus tugas rumah (PR) utama bagi Bupati Bekasi yang baru dilantik. Penataan tata ruang serta tata kelola wilayah menjadi prioritas agar potensi ekonomi melimpah di Kabupaten Bekasi dapat dirasakan manfaatnya secara nyata dan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. (AHD)