
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Dalam upaya meningkatkan literasi kewarganegaraan dan pemahaman berdemokrasi di kalangan generasi muda, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Faisyal Hermawan, bersama Anggota DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansah, menggelar kunjungan kerja di SMA Negeri 10 Kota Bekasi pada Rabu (21/10/2026).
Kegiatan edukasi ini menjadi wadah pembelajaran bagi para siswa sebagai generasi pemilih pemula untuk memahami pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ahmad Faisyal Hermawan dan Rudy Heryansah menegaskan bahwa demokrasi bukan sekadar ajang kontestasi pemilihan umum (pemilu). Lebih dari itu, demokrasi mencakup proses pengambilan keputusan publik, penyusunan kebijakan, serta mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat yang dijamin oleh konstitusi.
”Penting untuk membangun kesadaran berdemokrasi sejak dini. Kami berharap generasi muda dapat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, bersikap kritis terhadap informasi, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks), provokasi, maupun informasi politik yang belum terverifikasi,” ujar mereka di hadapan para siswa.
Kesadaran ini dinilai sangat krusial, terlebih di era pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang sangat memengaruhi cara pandang serta pembentukan sikap politik generasi muda terhadap isu-isu publik.
Mengenal Peran Trias Politika
Dalam pemaparannya, kedua legislator tersebut membedah fungsi serta kewenangan dari tiga lembaga negara (Trias Politika), yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif:
- Legislatif (DPRD Provinsi & DPRD Kabupaten/Kota): Menjalankan tiga fungsi utama di daerah, yakni pembentukan Peraturan Daerah (Perda), penganggaran (budgeting), dan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah.
- Eksekutif (Gubernur, Bupati, Wali Kota): Bertugas melaksanakan undang-undang, menjalankan program pemerintahan, memberikan pelayanan publik, serta merealisasikan anggaran yang telah disetujui bersama legislatif.
- Yudikatif (Mahkamah Agung & Mahkamah Konstitusi): Berwenang menegakkan hukum dan keadilan serta menjaga agar seluruh penyelenggaraan negara berjalan sesuai dengan koridor konstitusi.
Penjelasan komprehensif ini diberikan agar para siswa memahami bagaimana mekanisme kerja pemerintahan saling berkaitan dalam menjaga tatanan bernegara.
Membangun Sikap Dewasa dalam Berdemokrasi
Selain pemahaman struktural, para pemilih pemula juga diajak untuk menyikapi perbedaan pandangan politik secara dewasa. Kebebasan dalam menentukan pilihan politik harus berjalan selaras dengan rasa toleransi, penghormatan terhadap hak orang lain, dan komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui kunjungan kerja edukatif ini, DPRD berharap generasi pemilih pemula dapat menggunakan hak demokrasinya secara bertanggung jawab—berlandaskan pengetahuan, etika, serta kepedulian terhadap kepentingan bersama demi mewujudkan masyarakat yang sadar hak dan kewajiban. (AHD)