
Berita Teraktual-Jakarta
Nama Syafrudin Budiman, S.IP., dikenal sebagai salah satu tokoh yang malang melintang di berbagai bidang, mulai dari aktivis Reformasi 98, jurnalis, politisi, penggerak UMKM, relawan nasional hingga profesional di lingkungan BUMN.
Perjalanan politiknya dimulai sejak Reformasi 1998. Saat menjadi mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), ia tercatat mengikuti aksi mahasiswa di Surabaya menolak kedatangan Presiden B.J. Habibie pada 9 September 1998. Dari situlah ia kemudian pindah jurusan dari Bahasa Inggris ke Ilmu Politik FISIP UWKS.
Tahun 1999-2004, Syafrudin aktif di Senat Mahasiswa, BEM, HMJ Ilmu Politik, hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Ia pernah menjadi Ketua Komisariat IMM UWKS, aktif di PC IMM Surabaya, DPD IMM Jawa Timur, hingga DPP IMM.
Memasuki 2005-2008, ia mulai fokus pada isu demokrasi dan HAM. Ia tercatat sebagai panitia refleksi Tragedi Mei 1998 yang menghadirkan aktivis HAM Munir, serta pernah menjadi Ketua Presidium Sidang Muktamar IMM XII di Ambon yang mengantarkannya mendapat julukan “Macan Sidang”.
Pada 2005-2010, ia mulai masuk politik kepartaian melalui Partai Matahari Bangsa (PMB) dan dipercaya di kepengurusan PMB Jawa Timur. Di periode 2000-an hingga 2010-an, ia juga berkecimpung di dunia jurnalistik sebagai jurnalis Surabaya Post dan kemudian sebagai konsultan media dan komunikasi politik.
Di kancah politik elektoral, pada 2013 ia terlibat dalam dukungan Khofifah-Herman di Pilgub Jatim. Pada Pilpres 2014, ia berada di barisan Prabowo-Hatta dengan mendirikan Laksamana (Laskar Barisan Amanat Nasional) for Prabowo-Hatta, dan maju sebagai Caleg DPR RI dari PAN Dapil Jatim I.
Tahun 2015-2017, ia lebih banyak konsentrasi di bisnis, media online, koperasi dan UMKM. Kemudian pada Pilpres 2019, ia bergabung dengan Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) di bidang media dan komunikasi.
Perhatian pada ekonomi kerakyatan diwujudkan melalui pendirian Partai UKM Indonesia pada 7 Mei 2021, di mana ia menjadi Ketua Umum. Pada 2022, Partai UKM memutuskan bergabung dan berfusi dengan PAN.
Menjelang Pemilu 2024, namanya kembali menguat. Ia menjadi Koordinator Nasional Aliansi Relawan Prabowo-Gibran (ARPG) dan Ketua Umum Barisan Pembaharuan. Pada April 2024, ia menyerukan rekonsiliasi nasional pasca-Pemilu, serta pada Mei-Juni 2024 ARPG mengusulkan nama-nama untuk kabinet Prabowo-Gibran. Saat itu ia juga tercatat sebagai Caleg DPR RI dari PAN Dapil DKI Jakarta II.
Memasuki 2025, Syafrudin melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Politik di Universitas Nasional (UNAS) periode 2025-2027. Sejak Oktober 2025, ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Jasamarga Related Business (JMRB), anak usaha Jasa Marga.
Hingga 2026, aktivitasnya mencakup ruang akademik, politik nasional, ekonomi kerakyatan, dan profesional korporasi BUMN.
Jika diringkas, perjalanannya menggambarkan transformasi dari aktivis jalanan Reformasi 1998, menjadi organisator mahasiswa, jurnalis, politisi, penggerak UMKM, koordinator relawan nasional dari Prabowo-Hatta (2014), Jokowi-Ma’ruf (2019), hingga Prabowo-Gibran (2024), dan kini masuk di lingkungan profesional BUMN.
(Red/Sky)