
Berita Teraktual-Bekasi
Puluhan warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, memprotes aktivitas produksi CV Energi Bio Pelangi yang diduga menimbulkan asap tebal. Warga menuntut pabrik tersebut ditutup karena meresahkan dan mengganggu kesehatan.

Salah satu warga, Asep Riandi, mengatakan asap dari proses pembakaran di pabrik telah menyebabkan polusi udara di lingkungan sekitar.
“Apalagi di sekitar pabrik banyak anak-anak balita. Dampak kesehatannya terganggu. Kami berharap APH dapat bertindak sesuai prosedur, sesuai harapan masyarakat,” tegasnya, Kamis (20/8/2026).
Asep juga mendesak instansi terkait segera menindaklanjuti keluhan warga agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut.
Pihak Pabrik: Sedang Produksi Antrasit untuk Filter Air
Saat dikonfirmasi, pemilik CV Energi Bio Pelangi tidak berada di tempat. Mandor pabrik, Arip, menjelaskan bahwa kegiatan produksi yang berlangsung adalah pembuatan antrasit untuk filter air.
“Pemilik sedang tidak ada. Ini memproduksi antrasit untuk filter air,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait dan dinas lingkungan hidup terkait dampak pencemaran yang dikeluhkan warga.
(Red/Sky)