
Berita Teraktual-Bekasi
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap perjuangan organisasi Buruh Bekasi Bergerak (BBM) yang menaungi 18 serikat pekerja/serikat buruh (SP/SB) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat aksi demonstrasi buruh yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026), dan disambut antusias oleh ratusan peserta aksi.
Dalam orasinya, dr. Asep menegaskan bahwa Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya harus segera dicabut karena dinilai bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.
“Sebagai Plt. Bupati Bekasi, saya menyatakan setuju agar Permenaker No. 7 Tahun 2026 tentang Pekerja Alih Daya dicabut karena isinya bertentangan dengan UUD 1945. Selanjutnya, surat pernyataan dukungan kepada perjuangan Buruh Bekasi Bergerak akan segera kami kirimkan kepada Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia,” ujar dr. Asep melalui pengeras suara di hadapan massa aksi.
Selain mendukung pencabutan Permenaker tersebut, Plt. Bupati Bekasi juga menyatakan persetujuannya terhadap pembangunan Gedung Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) di Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, keberadaan PHI di Kabupaten Bekasi akan mempermudah penyelesaian sengketa ketenagakerjaan tanpa harus menjalani persidangan di Bandung seperti selama ini.
Ia juga menyoroti pentingnya program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) agar lebih berpihak kepada kesejahteraan masyarakat dan pekerja, termasuk penyediaan fasilitas daycare di kawasan industri.
Tak hanya itu, dr. Asep turut meminta dilakukan pendataan terhadap jalan-jalan rusak di kawasan industri yang selama ini kerap menyebabkan kecelakaan lalu lintas bagi para buruh.
“Saya minta Bung Amir Mahfudz sebagai tokoh buruh agar BBM segera melakukan pendataan. Dengan begitu dapat diketahui apakah status jalan rusak tersebut sudah diserahkan kepada Pemkab Bekasi atau belum. Jika masih milik kawasan industri, maka perbaikannya menjadi tanggung jawab pengelola kawasan industri,” katanya.
Terkait pendidikan anak buruh, dr. Asep juga menyatakan akan membahas kemungkinan penganggaran beasiswa pendidikan gratis bagi anak-anak buruh kurang mampu bersama DPRD Kabupaten Bekasi.
“Sebagai Plt. Bupati Bekasi, saya juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh kawan-kawan Buruh Bekasi Bergerak yang melakukan aksi demo dengan damai pada hari ini. Hidup buruh!” tegasnya.
Diketahui, dr. Asep Surya Atmaja saat ini juga menjabat sebagai penasihat Exco Partai Buruh Kabupaten Bekasi. Pada Pilkada sebelumnya, ia turut mendapat dukungan dari dua kursi DPRD Kabupaten Bekasi yang berasal dari Partai Buruh.
Sementara itu, Ketua Aliansi BBM, Sarino, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Plt. Bupati Bekasi kepada perjuangan buruh.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan mendukung kepemimpinan dr. Asep Surya Atmaja hingga akhir masa tugasnya sebagai Plt. Bupati Bekasi.
Aksi demonstrasi tersebut turut dihadiri Kapolres Metro Bekasi Kombes Sumarni beserta jajaran, Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, serta perwakilan dari Kodim 0509 Kabupaten Bekasi.
Aksi buruh BBM akhirnya berakhir dengan tertib, aman, dan kondusif.(AHD)