
Berita Teraktual-Bekasi
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, Polsek Setu Polres Metro Bekasi menggelar apel gabungan dan simulasi kontinjensi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) dalam rangka Sabuk Kamtibmas, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Mako Polsek Setu, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., dan melibatkan sebanyak 81 personel gabungan.
Personel yang terlibat terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta potensi masyarakat seperti tokoh agama, organisasi kemasyarakatan (ormas), FKPPI, Pokdar Kamtibmas, Senkom, hingga komunitas ojek online dan ojek pangkalan.

Dalam arahannya, Kapolsek Setu menyampaikan bahwa kegiatan simulasi Sispam Mako merupakan bagian dari latihan strategis guna menguji kesiapsiagaan personel serta memperkuat sinergitas antara aparat keamanan dengan masyarakat dalam menghadapi situasi kontinjensi.
“Simulasi ini bertujuan untuk menguji kecepatan respons, koordinasi antar unsur, serta memastikan seluruh personel memahami prosedur tetap (SOP) dalam kondisi darurat,” ujar AKP Usep Aramsyah.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat melalui konsep “Sabuk Kamtibmas” sebagai lapisan pengamanan tambahan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya di lingkungan Kecamatan Setu.
Menurutnya, dinamika sosial yang berkembang dengan cepat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, baik akibat provokasi di media sosial, kesalahpahaman antar kelompok, maupun konflik sosial lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh unsur yang terlibat dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk skenario penanganan massa anarkis, ancaman teror, hingga upaya penyusupan di lingkungan mako.
“Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tambah AKP Usep Aramsyah.
Selama kegiatan berlangsung, apel gabungan dan simulasi berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.(Red/Sky)