
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Mengantisipasi potensi banjir dan genangan air saat curah hujan tinggi, UPTD Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kecamatan Medan Satria mempercepat normalisasi Kali Kapuk dan saluran irigasi di kawasan perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi.
Pengerjaan yang telah berjalan selama sepekan ini berfokus di wilayah RW 17 dan RW 20 Kelurahan Pejuang. Dalam aksi ini, UPTD BMSDA Medan Satria menerjunkan tim pematusan, armada alat berat dari UPTD Alat Berat Kota Bekasi, serta puluhan tenaga lapangan untuk mengikis sedimentasi lumpur, mengangkut sampah, hingga membersihkan vegetasi liar yang memicu pendangkalan.
Kepala UPTD BMSDA Medan Satria, Saan Haryadi, menjelaskan bahwa langkah teknis ini merupakan bentuk pemeliharaan infrastruktur air berkala sekaligus upaya preventif pemerintah daerah.

”Normalisasi ini penting untuk memastikan kapasitas tampung dan alur air kembali optimal. Karena lokasinya di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bekasi, kelancaran aliran di sini berpengaruh besar pada sistem drainase wilayah sekitar,” ujar Saan pada Jumat (7/8/2026).
Saan menambahkan, pengerjaan dilapangan dilakukan secara bertahap agar efisiensi pengerukan tetap terjaga tanpa mengganggu mobilitas harian warga setempat.
Inisiatif ini pun menuai respon positif dari masyarakat sekitar. Warga RW 17 dan RW 20 berharap pengerukan sedimentasi ini mampu mengurangi potensi genangan yang kerap mengancam pemukiman saat musim hujan tiba.
Pemerintah Kota Bekasi mengimbau warga untuk turut menjaga keberlanjutan fungsi saluran air ini dengan tidak membuang sampah sembarangan ke area sungai dan irigasi. (AHD)