
Berita Teraktual-Bekasi
Pemerintah Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi memperketat pengawasan tahapan pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di 11 desa se-Kecamatan Setu. Setiap desa akan ditempatkan satu petugas dari kecamatan untuk memantau langsung jalannya pemilihan.
Langkah itu disampaikan Camat Setu Drs. Djoko Dwijatmoko, M.Si. saat memimpin Rapat Minggon Tingkat Kecamatan Setu di Aula Kantor Desa Cibening, Rabu (13/5/2026).
“Setiap desa ada satu personil dari kecamatan Setu untuk monitoring kegiatan pemilihan BPD. Semua laporan dari Kasi Pem akan masuk ke saya,” ujar Camat Joko di hadapan Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, Danramil 06 Setu Kapten Inf Ruhiyat, Sekcam, para kasi, dan 11 kepala desa.
Pastikan Tahapan Sesuai Aturan
Menurut Camat Joko, penempatan petugas monitoring bertujuan memastikan seluruh tahapan pemilihan BPD berjalan sesuai jadwal, mekanisme, dan ketentuan yang berlaku. Ia tidak ingin ada pelanggaran administrasi maupun potensi konflik yang mengganggu jalannya pemilihan.
“Pengawasan langsung di lapangan penting agar jika ada kendala di desa, bisa segera ditindaklanjuti dan dilaporkan ke kecamatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh laporan dari Kasi Pemerintahan kecamatan akan menjadi bahan evaluasi dan bahan koordinasi dengan unsur Forkopimcam, termasuk Polsek dan Koramil, untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Harapan Pemilihan Aman dan Tertib
Camat Joko menegaskan, pemilihan BPD merupakan bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa yang harus dijaga netralitas dan transparansinya. Ia meminta seluruh perangkat desa dan pihak terkait tidak memihak kepada calon tertentu.
“Harapan kami pemilihan BPD berjalan aman dan kondusif. Masyarakat bisa memilih dengan tenang tanpa tekanan maupun intervensi,” tutupnya.
Rapat Minggon tersebut juga membahas sejumlah agenda lain, mulai dari netralitas aparatur dalam Pilkades, peningkatan patroli kamtibmas, pengaktifan kembali Pos Kamling, hingga pengawalan program pemerintah pusat seperti Makan Bergizi Gratis.
Dengan adanya petugas monitoring di setiap desa, Pemerintah Kecamatan Setu berharap proses pemilihan BPD tahun ini bisa menjadi contoh pelaksanaan demokrasi desa yang tertib, jujur, dan bebas konflik.
(Red/Sky)