
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP), David Rahardja, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menerima penugasan pengelolaan dan penertiban pedagang di kawasan Pasar Baru, Bekasi Timur. Namun, ia menegaskan langkah tersebut harus ditopang regulasi dan Peraturan Daerah (Perda) yang jelas.
Menurut David, PTMP sebagai Badan Usaha Milik Daerah (Perseroda) telah memiliki rekam jejak dalam mengelola sejumlah sektor tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bahkan, beberapa unit usaha yang sebelumnya merugi kini disebut mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Selama regulasinya mendukung, kami siap menjalankan penugasan apa pun. Kami bekerja berbasis bisnis dan tata kelola yang terukur,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).
Salah satu capaian yang disorot adalah pengelolaan parkir di kawasan Sentra Niaga Kalimalang. David mengklaim, titik tersebut kini menjadi salah satu penyumbang PAD dengan setoran ratusan juta rupiah, setelah sebelumnya dinilai tidak optimal.
Selain sektor parkir, PTMP juga disebut melakukan penataan ulang pada bidang reklame. Ia menegaskan seluruh penugasan yang diberikan pemerintah daerah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis dalam Perda.
Di sisi lain, David mengakui tidak semua sektor diambil alih oleh PTMP. Bidang transportasi, misalnya, tidak menjadi bagian dari pengelolaan perusahaan karena pertimbangan tertentu.
Rencana pembenahan Pasar Baru mencuat setelah Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara terbuka meminta PTMP segera melakukan penataan guna mengurai kemacetan dan memastikan seluruh pedagang masuk ke dalam area pasar resmi.
Tri menyatakan surat penugasan akan segera diterbitkan agar proses pembenahan dapat langsung berjalan. Ia berharap tidak ada lagi kesemrawutan lalu lintas maupun pasar tumpah yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Jika penugasan resmi diterima, Pasar Baru akan menjadi tantangan baru bagi PTMP. Penataan pedagang, pengaturan parkir, hingga rekayasa arus kendaraan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan secara komprehensif.
Kawasan tersebut selama ini dikenal padat aktivitas dan melibatkan banyak kepentingan. Namun, dengan pengalaman mengelola sektor parkir dan reklame, manajemen PTMP optimistis mampu menghadirkan tata kelola yang lebih tertib dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kota Bekasi.(AHD)