
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, suasana religius begitu terasa di lingkungan MI Miftahul Huda, Kota Bekasi. Para siswa bersama dewan guru melaksanakan kegiatan ziarah kubur ke makam Almaghfurlah K.H. Muhammad Sholeh, pendiri Yayasan Miftahul Huda, pada Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan Yasin, tahlil, doa bersama, serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan sekaligus pembelajaran spiritual bagi para peserta didik.
Dalam suasana penuh khidmat dan ketenangan, para siswa diajak untuk mendoakan Almaghfurlah K.H. Muhammad Sholeh yang telah berjasa merintis dan membangun lembaga pendidikan Miftahul Huda hingga berkembang seperti saat ini.
Salah satu guru yang turut mendampingi menyampaikan bahwa ziarah kubur bukan sekadar tradisi, melainkan sarana pendidikan karakter dan pembelajaran spiritual bagi siswa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai penghormatan kepada para pendahulu, menumbuhkan rasa syukur, serta mengingatkan anak-anak akan pentingnya mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih,” ujarnya.
Para siswa tampak antusias dan tertib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka membawa bunga untuk ditaburkan di atas pusara sembari memanjatkan doa dengan penuh kekhusyukan.
Bagi para siswa, momen ini menjadi pengalaman berharga karena dapat mengikuti ziarah bersama sekolah sekaligus mengenal lebih dekat sejarah berdirinya yayasan dan perjuangan para pendirinya.
Sementara itu, salah satu perwakilan keluarga yayasan menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antara siswa dan tenaga pendidik.
“Ziarah ini mengajarkan keteladanan dan rasa hormat kepada para siswa, bahwa lembaga ini berdiri atas perjuangan dan pengorbanan para pendahulu,” ungkapnya.
Dengan dilaksanakannya ziarah kubur menjelang Ramadan 1447 H, keluarga besar MI Miftahul Huda Kaliabang Gatet berharap seluruh siswa dapat menyambut bulan penuh berkah dengan semangat ibadah, kedisiplinan, serta akhlak yang semakin baik.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan hidup memiliki nilai perjuangan yang patut dikenang dan diteruskan oleh generasi penerus. (AHD)