
Berita Teraktual-Kota Bekasi
Kepedulian sosial kembali ditunjukkan warga Kampung Mulya Jaya, RT 02 RW 002, Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria. Pengurus lingkungan bersama Tim Penggerak PKK, DKM Musholla Al Hidayah, serta Karang Taruna Sub Unit 002 mendirikan dapur umum mandiri untuk membantu warga terdampak banjir.
Melalui dapur umum tersebut, relawan berhasil menyiapkan sebanyak 600 bungkus makanan yang didistribusikan kepada warga terdampak banjir pada pagi, siang, dan malam hari.
Kegiatan ini dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Para relawan bahu-membahu mulai dari proses memasak, pengemasan, hingga pendistribusian makanan kepada warga yang terdampak banjir akibat intensitas hujan yang cukup deras.
Sekretaris Karang Taruna Kelurahan Harapan Mulya, Randy Syahputra, mengatakan bahwa pendirian dapur umum ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian sosial terhadap warga yang terdampak bencana.
“Dapur umum ini kami dirikan sebagai wujud kepedulian agar warga tetap mendapatkan asupan makanan yang layak selama masa tanggap darurat banjir,” ujarnya, Jumat (23/1/2026).

Randy menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Karang Taruna Unit 002, Pengurus RT 02, PKK RT 02, serta DKM Musholla Al Hidayah. Sementara sumber pendanaan awal berasal dari kas masing-masing pihak, yang kemudian diperkuat dengan partisipasi para donatur yang turut memberikan bantuan.
“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, banyak donatur yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemanusiaan ini,” tambahnya.
Selain meringankan beban warga, keberadaan dapur umum ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara pengurus lingkungan, DKM musholla, ibu-ibu PKK, dan pemuda Karang Taruna dalam menghadapi bencana secara bersama-sama.
Warga penerima bantuan pun mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian seluruh elemen masyarakat RT 02 RW 002 Harapan Mulya. Mereka berharap dapur umum tersebut dapat terus berjalan hingga kondisi banjir benar-benar pulih dan aktivitas warga kembali normal.(AHD)